Home / Berita Terkini / Headline

Kamis, 16 November 2023 - 11:31 WIB

Daftar Produk Pro-Israel yang Dihimbau Tidak Digunakan oleh MUI

MUI Imbau Tak Gunakan Produk Pro-Israel (Foto: Istimewa)

MUI Imbau Tak Gunakan Produk Pro-Israel (Foto: Istimewa)

Info Warga – MUI mengeluarkan fatwa tentang hukum dukungan terhadap perjuangan Palestina. Dalam fatwa tersebut, disebutkan bahwa sebaiknya umat Islam menghindari pemakaian produk Israel, pro-Israel, atau yang terafiliasi dengan Israel.

Isi dari fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023, yaitu:

  1. Mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina atas agresi Israel hukumnya wajib
  2. Dukungan sebagaimana disebutkan pada point (1) di atas, termasuk dengan mendistribusikan zakat, infaq dan sedekah untuk kepentingan perjuangan rakyat Palestina
  3. Pada dasarnya dana zakat harus didistribusikan kepada mustahik yang berada di sekitar muzakki. Dalam hal keadaan darurat atau kebutuhan yang mendesak dana zakat boleh didistribusikan ke mustahik yang berada di tempat yang lebih jauh, seperti untuk perjuangan Palestina
  4. Mendukung agresi Israel terhadap Palestina atau pihak yang mendukung Israel baik langsung maupun tidak langsung hukumnya haram

Rekomendasi MUI

  1. Umat Islam diimbau untuk mendukung perjuangan Palestina, seperti gerakan menggalang dana kemanusiaan dan perjuangan, mendoakan untuk kemenangan, dan melakukan shalat ghaib untuk para syuhada Palestina.
  2. Pemerintah diimbau untuk mengambil langkah-langkah tegas membantu perjuangan Palestina, seperti melalui jalur diplomasi di PBB untuk menghentikan perang dan sanksi pada Israel, pengiriman bantuan kemanusiaan, dan konsolidasi negara-negara OKI untuk menekan Israel menghentikan agresi.
  3. Umat Islam diimbau untuk semaksimal mungkin menghindar transaksi dan penggunaan produk yang terafiliasi dengan Israel serta yang mendukung penjajahandan zionisme

Sebelumnya, sudah terdapat gerakan BDS (Boycott, Divest From, and Sanction Israel) yang bertujuan untuk melakukan boikot ekonomi dan budaya terhadap Israel, divestasi keuangan dari negara, dan sanksi pemerintah untuk menekan pemerintah Israel agar mematuhi hukum internasional dan mengakhiri kebijakan kontroversialnya terhadap Palestina.

BDS telah menuliskan berbagai perusahaan yang harus diboikot karena mendukung Israel atau terafiliasi dengan Israel. Dilansir dari laman BDS, Senin (13/11/2023), untuk saat ini BDS telah menargetkan beberapa produk dan perusahaan yang harus diboikot oleh internasional.

Menurut gerakan BDS Indonesia, BDS memiliki target utama produk atau perusahaan yang harus diboikot agar memiliki dampak boikot yang maksimal.

Adapun perusahaan-perusahaan yang menjadi target boikot utama BDS, yaitu

HP

HP atau Hewlett Packard merupakan perusahaan yang mengembangkan dan menyediakan berbagai macam komponen perangkat keras dan lunak. HP telah membantu Israel dalam mengawasi dan membatasi pergerakan warga Palestina dengan menerapkan sistem ID biometrik.

Siemens

Siemens adalah perusahaan manufaktur industri terbesar di Eropa untuk bangunan dan sistem energi terdistribusi yang akan menghubungkan jaringan listrik Israel dan Eropa. Menurut sebuah laporan, pemukiman ilegal tanah Palestina akan dicuri. Hal ini dilakukan untuk mendapat manfaat dari perdagangan listrik antara Israel dan Uni Eropa yang dihasilkan dari gas fosil.

Puma

PUMA merupakan perusahaan yang memproduksi sepatu dan perlengkapan olahraga. PUMA diboikot karena menjadi sponsor internasional tunggal Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA). Menurut BDS Movement, dukungan PUMA terhadap IFA secara langsung mendukung pelanggaran hak asasi manusia dan hukum internasional.

SodaStream

SodaStream merupakan mesin dan silinder yang dapat diisi kembali. Jadi, pengguna dapat membuat soda atau minuman air berkarbonasi sendiri. Perusahaan manufaktur yang berbasis di Israel ini mempunyai sejarah panjang penganiayaan dan diskriminasi terhadap pekerja Palestina.

Ahava

Ahava adalah merek kecantikan yang berada di sejumlah negara. Menurut BSD Movement, perusahaan ini mempunyai situs produksi, pusat kunjungan, dan toko utama di pemukiman Israel ilegal.

Sabra

Sabra Dipping Company adalah perusahaan patungan yang memproduksi produk makanan. Sabra dimiliki bersama oleh PepsiCo dan Strauss Group yang memberi dukungan keuangan kepada tentara Israel.

Sayur dan buah Israel

Buah dan sayuran Israel sering dilabeli sebagai produk di Israel. Namun, hal ini dilakukan karena buah dan sayuran tersebut dianggap berasal dari tanah Palestina yang dirampas. Contoh produk pertanian yang sering diekspor Israel adalah kurma.

Selain produk dan perusahaan di atas, BDS juga memberikan daftar produk atau perusahaan yang harus diberikan tekanan, yaitu:

  • McDonald’s
  • Pizza Hut
  • Starbucks
  • Domino’s Pizza
  • Burger King
  • Papa John’s

Demikian fatwa MUI yang menyebutkan bahwa haram untuk membeli atau memakai produk yang berkaitan dengan serangan Israel ke Palestina. (Dari berbagai sumber/ Nia Dwi Lestari).

Share :

Berita terkait

Berita Terkini

Diduga Konseleting Aki, Ditlantas Polda Banten Padamkan Angkot Terbakar

Berita Terkini

Rincian Harga BBM Nonsubsidi Pertamina di Seluruh Indonesia

Berita Terkini

Tancapkan Bakat Muda Anda di Olimpiade Seni dan Bahasa Indonesia 2023

Berita Terkini

Seoul My Soul Sajikan Destinasi Wisata Menarik Korea ke Masyarakat Indonesia

Berita Terkini

UI Siapkan Ruangan, Fasilitas, dan Terapkan Prokes Bagi Peserta Ujian UTBK 2022

Berita Terkini

Ramalan Zodiak Terbaru, 3 Zodiak Ini Miliki Kehidupan Profesional Dalam Karier dan Pekerjaan

Berita Terkini

Manfaat Nitrogen untuk Ban Kendaraan

Berita Terkini

Belajar dari Kegagalan, Rizqy Malino Siap Hadirkan Karya Terbaik di Content Creator