Home / Headline

Rabu, 11 Oktober 2023 - 18:07 WIB

Kemendag Akan Bakar Baju Bekas Impor Senilai Rp40 M Jumat Besok

Pakaian Bekas Impor Ilegal (Foto: Istimewa)

Pakaian Bekas Impor Ilegal (Foto: Istimewa)

Info Warga — Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan alias Zulhas akan memusnahkan pakaian bekas impor senilai Rp40 miliar pada Jumat besok (13/10).
Pemusnahan ini merupakan tindak lanjut dari penegakan hukum di bidang perdagangan soal larangan impor pakaian bekas ilegal.

“(Barang) ilegal itu sudah menguasai 20-30 persen pasar, termasuk pakaian bekas. Ini akan kita tindak. Karena kalau pakaian bekas dijual Rp2.000-Rp5.000, mati dong? Itu sampah luar negeri ditaruh di sini,” kata Zulhas saat mengunjungi ITC Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (10/10).

“Itu besok kita tegas. Saya hari Jumat akan bakar lagi ini. Mungkin nilainya Rp40 miliar,” sambung dia.

Sebelumnya Zulhas juga sudah melakukan pemusnahan pakaian bekas impor di berbagai daerah. Ia telah memusnahkan sebanyak 824 bal senilai Rp10 miliar di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur beberapa bulan lalu.

Selain itu, ia juga telah memusnahkan 730 bal pakaian, sepatu, dan tas bekas yang diduga asal impor dawi wilayah Pekanbaru, Riau dengan nilai Rp10 miliar.

“Pemusnahan ini merupakan tindak lanjut pengawasan terhadap perdagangan dan impor pakaian bekas yang dilakukan secara berkelanjutan. Ini juga sebagai bentuk respons semakin maraknya perdagangan pakaian bekas yang diduga asal impor,” ujar Zulhas, Senin (20/3).

Dia juga mengimbau agar masyarakat Indonesia lebih mengutamakan dan meningkatkan penggunaan produk dalam negeri.
Ketua Umum PAN itu juga menyebut jika minat konsumen terhadap pakaian bekas impor menurun, maka industri pakaian dalam negeri bisa dilindungi dan berkembang.

Larangan impor pakaian bekas impor diatur pemerintah dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 51 Tahun 2015 tentang Larangan Impor Pakaian Bekas dan Permendag Nomor 40 Tahun 2022 tentang Barang Dilarang Ekspor dan Barang Dilarang Impor.

Selain pengaruhnya terhadap kondisi industri tekstil dalam negeri, larangan ini diterapkan pemerintah sebagai upaya pencegahan dampak negatif pakaian bekas terhadap kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan karena komoditas ini dikategorikan sebagai limbah. (Dari berbagai sumber/ Nia Dwi Lestari).

Share :

Berita terkait

Berita Terkini

Perjalanan: Kisah Tentang Bagaimana Perusahaan Teknologi Informasi yang Kecil Dapat Bertumbuh Melawan Tantangan Sulit

Berita Terkini

Yuk Ketahui 7 Hal Tentang Album Baru EXO yang Akan Segera Comeback!

Headline

10 Kampus Ini Tawarkan Beasiswa untuk Konten Kreator dan Influencer

Headline

CASN 2023 Segera Dibuka Cek Jadwal Pendaftaran Formasi dan Syaratnya

Headline

Wow Murah Banget! Hanya Rp300 Ribu Kamu Bisa Viralkan Bisnis, Jasa, dan Produkmu di Media Online Keren

Berita Terkini

Kunci Utama Perawatan Kecantikan Wanita Agar Tetap Terlihat Muda

Berita Terkini

Terkendala Cuaca, TNI Tunda Evakuasi Korban Jatuhnya Pesawat di Yalimo

Headline

Doa untuk Jasa Para Pahlawan yang Telah Gugur