Home / Berita Terkini

Kamis, 26 Oktober 2023 - 14:09 WIB

Kemendikbudristek Luncurkan Beasiswa S3 untuk Dosen, Ini Jadwal dan Persyaratannya

Beasiswa Pendidikan S3 untuk dosen Perguruan Tinggi Akademik (PTA) dan S3 Dosen Perguruan Tinggi Vokasi (PTV) (Foto: Istimewa)

Beasiswa Pendidikan S3 untuk dosen Perguruan Tinggi Akademik (PTA) dan S3 Dosen Perguruan Tinggi Vokasi (PTV) (Foto: Istimewa)

Info Warga – Kemendikbudristek membuka pendaftaran Beasiswa Pendidikan S3 untuk dosen Perguruan Tinggi Akademik (PTA) dan S3 Dosen Perguruan Tinggi Vokasi (PTV). Beasiswa ini merupakan merupakan batch 2.
Berikut ini syarat dan jadwal lengkapnya. Simak sampai akhir ya!

Menurut Buku Panduan Pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) pendaftaran beasiswa ini mulai 23-29 Oktober 2023.

Adapun dosen yang bisa mengikuti program ini merupakan dosen tetap dan aktif yang mengajar di perguruan tinggi di bawah naungan Kemendikbudristek.

Syarat Beasiswa S3 Dosen BPI Kemendikbudristek

  1. WNI, dibuktikan dengan kartu identitas yang legal
    Usia:
    – Di bawah 48 tahun untuk non-ASN
    – Di bawah 41 tahun untuk ASN Jabatan Pelaksana, JF Keterampilan, JF Keahlian Jenjang Pertama dan Muda
    – Di bawah 43 tahun untuk JF Keahlian Jenjang madya
    – Di bawah 48 tahun untuk JF Keahlian Jenjang Utama, JD Dosen Jenjang Asisten Ahli, Jenjang Lektor, dan Jenjang Lektor Kepala
  2. IPK minimal 3,25
  3. Sudah diterima pada perguruan tinggi tujuan di dalam negeri atau di luar negeri sesuai dengan skema beasiswa pada program studi yang telah ditetapkan, cek daftar perguruan tinggi di beasiswa.kemdikbud.go.id, dibuktikan dengan LoA Unconditional atau surat tanda diterima tanpa syarat yang masih berlaku sampai dengan masa penandatanganan surat pernyataan sebagai penerima beasiswa.
  4. Jika pendaftar mendapat LoA Conditional, Balai Pembiayaan Pendidikan Tinggi (BPPT) dapat menerima hanya jika persyaratan tersebut berkaitan dengan persyaratan sponsor pendanaan, dokumen fisik ijazah, dan
    transkrip jenjang sebelumnya, atau persyaratan tambahan yang tidak berisiko mengubah status kelulusan calon mahasiswa pada program studi dan perguruan tinggi tersebut.
  5. LoA Conditional wajib mencantumkan identitas calon mahasiswa, prodi, perguruan tinggi, kondisi yang belum terpenuhi, dan periode
    perkuliahan, dan wajib masih berlaku sampai masa penandatanganan surat pernyataan sebagai penerima beasiswa.
  6. Sudah menyelesaikan studi program S2 dan memiliki ijazah/surat keterangan lulus serta transkrip dari:
    – Perguruan tinggi di dalam negeri yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), dan/atau lembaga akreditasi mandiri
    – Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri
    – Perguruan tinggi di luar negeri yang diakui oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) kementerian atau Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara asal perguruan tinggi
  7. Jika sebelumnya kuliah di luar negeri, maka pelamar wajib menyertakan ijazah yang sudah disetarakan dan IPK yang sudah dikonversi Ditjen Diktiristek
  8. Jika sebelumnya dari program magister penelitian tanpa IPK, makan lampirkan surat keterangan dari perguruan tinggi asal
  9. Kecakapan bahasa Inggris dibuktikan dengan sertifikat dan skor minimal:
    – TOEFL IBT: 80
    – PTE Academic: 58
    – IELTS: 6,5
  10. Sertakan sertifikat bahasa selain bahasa Inggris sesuai persyaratan perguruan tinggi tujuan, seperti bahasa Arab, Prancis, Rusia, Spanyol, China/Mandarin
  11. Pendaftar yang sudah rampung kuliah di perguruan tinggi luar negeri dengan bahasa resmi PBB di jenjang sebelumnya cukup melampirkan ijazah yang terbit paling lama 2 tahun dari pendaftaran
  12. Melampirkan surat keterangan sehat dan bebas narkoba dari pihak berwenang tertanggal paling lama 6 bulan dari tanggal pendaftaran, terdiri dari:
    – Surat keterangan sehat jasmani dari dokter RS, puskesmas, atau klinik
    – Surat keterangan bebas narkoba dari dokter RS, puskesmas, klinik, atau lembaga yang berwenang menguji zat narkoba
  13. Surat pernyataan beasiswa bergelar sesuai format BPPT
  14. Surat pernyataan bersedia bebas tugas selama jadi awardee, atau surat tugas belajar bagi yang berstatus ASN sesuai ketentuan perundang-undangan
  15. Mendaftar di kelas reguler, bukan kelas eksekutif, khusus, karyawan, jarak jauh, nonperguruan tinggi induk, kelas yang lebih dari satu negara, dan lainnya
  16. Esai komitmen kontribusi ke instansi asal atau negara setelah studi, meliputi deskripsi diri, peran yang akan dilakukan, caranya, dan penilaian diri seperti kekuatan, kelemahan, pengalaman membanggakan, yang kurang membanggakan, dan yang pernah dilakukan dan disesali dalam 1.500-2.000 kata
  17. Proposal penelitian yang sekurangnya memuat judul, latar belakang, rumusan masalah, pertanyaan atau tujuan penelitian, metode dan desain, manfaat, kesimpulan dan saran, dan daftar pustaka, dengan bahasa Indonesia untuk kampus dalam negeri dan bahasa Inggris untuk kampus tujuan luar negeri
  18. Minimal 1 surat rekomendasi dari akademisi

Itulah jadwal dan ketentuan Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Batch 2 S3 dalam negeri dan luar negeri untuk dosen. Semoga informasinya bermanfaat. (Dari berbagai sumber/ Nia Dwi Lestari).

Share :

Berita terkait

Berita Terkini

Lawan Arus 7 Motor Tertabrak Truk di Lenteng Agung Pengendara Kabur

Berita Terkini

Gelar Pasukan dan peralatan, Kapolri dan Panglima TNI Ingin KTT G20 Berjalan Sukses

Berita Terkini

Simak Cara Tanda Tangan Dokumen Secara Efisien di iPhone

Berita Terkini

Putri Delina Debut dalam Dunia Film, Aksi Manjat Pohon Hingga Kesurupan

Berita Terkini

Doktor UI Soroti Urgensi Perilaku Inovatif Pegawai Millenial di Sektor Publik

Berita Terkini

Jalur Rel Terdampak Longsor, Perjalanan Kereta Pangrango Lintas Bogor – Sukabumi Dibatalkan

Berita Terkini

Boyband P1HARMONY Konser di Jakarta, Intip Tanggal dan Harga Tiketnya

Berita Terkini

Tiga Pilar Jakarta Pusat Kunjungan dan Silaturahmi ke Mess Cendrawasih (Mess Papua) di Tanah Abang