Home / Berita Terkini

Kamis, 23 Juni 2022 - 11:40 WIB

Pasukan Satuan Penanggulangan Teror TNI Lumpuhkan 15 Teroris di Bandara Soetta

Pasukan Satuan Penanggulangan Teror TNI dari Sat-81 Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL dan Satbravo 90 Kopasgat TNI AU,

Pasukan Satuan Penanggulangan Teror TNI dari Sat-81 Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL dan Satbravo 90 Kopasgat TNI AU,

InfoWarga – Pasukan Satuan Penanggulangan Teror TNI dari Sat-81 Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL dan Satbravo 90 Kopasgat TNI AU, kembali berhasil melumpuhkan dan menggagalkan aksi 15 Teroris kelompok Manequin yang melakukan pembajakan pesawat Sriwijaya Air di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Selasa malam (21/6/2022).

Informasi awal bahwa di Bandara Soetta telah terjadi aksi teroris, 5 orang menguasai pesawat Sriwijaya Air, menyandera para penumpang dan awak pesawat, 6 orang menguasai ruang tunggu Terminal 1B dan 4 orang berhasil masuk ke ruang kontrol untuk mengambil kendali penuh gedung ATC. Situasi tersebut telah membuat kepanikan bagi para penumpang dan pengawak gedung ATC.

Pasukan Satuan Penanggulangan Teror TNI bereaksi cepat melaksanakan operasi penyelamatan dan pembebasan sandera. Dengan penuh kewaspadaan unit penindak melaksanakan kegiatan intelijen taktis dan teknik menggunakan drone guna memantau situasi.

Sementara tim penindak di pesawat dengan bantuan Unit KBRN dapat berhasil menguasai pesawat Sriwijaya kembali dan menyelamatan awaknya dan penumpang. Dalam operasi ini seluruh pelaku teroris dapat dilumpuhkan oleh pasukan khusus TNI.

Komandan Koopssus TNI Mayjen TNI Joko P. Putranto, M.Sc., yang menyaksikan langsung Latihan Satgultor TNI Tahun 2022 menyampaikan bahwa peristiwa yang terjadi di Bandara Soetta merupakan skenario latihan Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI Semester I TA 2022 dalam rangka mendukung tugas pokok TNI.

“Pasukan khusus anti teror dilatih, dilengkapi dan ditugaskan untuk menangani skenario pembajakan dan operasi penanggulangan terorisme di pesawat dan juga di lingkungan bandara. Pasukan khusus penanggulangan teror ini pada skenario latihan dikendalikan oleh Koopssus TNI di bawah perintah langsung Panglima TNI,” jelasnya.

“Mudah-mudahan latihan pada malam hari ini bisa mencapai tujuan salah satunya  membangun kesadaran kita semua bahwa teroris adalah tindakan yang sangat mencederai kemanusiaan, semoga tidak ada lagi kasus-kasus seperti itu, apalagi di negara tercinta Republik Indonesia ini,” pungkasnya.

Share :

Berita terkait

Berita Terkini

Aplikasi Digital KAI Bantu Tingkatkan Layanan Pembelian Tiket Kereta LRT Jabodebek
Neta Indonesia Goes To Neta Headquarter, Shanghai

Berita Terkini

Neta Luncurkan Tiga Mobil Listrik Baru

Berita Terkini

Satreskrim Polres Cilegon Berhasil Amankan Pelaku Perbuatan Cabul Anak di Bawah Umur

Berita Terkini

Polsek Tanjung Duren- Ducati Owners Club Indonesia Salurkan 1.000 Paket Sembako Gratis ke Warga yang Ikuti Vaksinasi

Berita Terkini

Diabetes Serang Usia Muda, Obesitas dan Gaya Hidup ‘Mager’ Jadi Pemicu Utama

Berita Terkini

Cara TNI-Polri Amankan Delegasi dan Tamu KTT G20 saat Beribadah

Berita Terkini

Terungkap Emoji Ini Digunakan Warganet Seluruh Dunia

Berita Terkini

Korban Kebakaran Hutan Hawaii Bertambah Menjadi 53 Orang Tewas