Info Warga – Kembali lagi, unggahan dari akun Facebook bernama “Sulaiman Hasli Tangarang” viral dan menjadi perbincangan warganet. Postingan tersebut berisi pernyataan bernada larangan aktivitas olahraga yang diduga dilarang bermain di lapangan yang ada di halaman Rumah Jabatan Walikota Palopo yang biasa disebut oleh warga yaitu Rujab Saokotae.
Unggahan Viral Soal Larangan Bermain di Saokotae
Dalam unggahannya, pemilik akun menuliskan:
“Masekke Nya Payya Dilarang Mi Orang Main Bulutangkis Sama Tennis Di SaokotaE
Masekke & Majemmeng.”
Unggahan itu langsung memicu beragam reaksi dari warganet. Sejumlah komentar muncul, mulai dari yang mendukung hingga mempertanyakan alasan di balik larangan tersebut.
Beragam Komentar Warganet
Salah satu komentar datang dari akun Andicincing Makkasau yang menulis:
“Sy bersyukur karena memang sy tdk pilih beliau di pilwalkot kemarin ”
Komentar tersebut kemudian dibalas oleh pemilik akun dengan pernyataan:
“Iye Sama2ki Opu PilihanTa”
Warganet lainnya, Sutisna Tis, turut memberikan pandangan:
“Klau masalah itu panassai dulu apa itu dilarang seterusx atau org yg tambah”kata karna ada dendam,”
Sementara itu, Mujur Sulaeman menanggapi singkat:
“mantap opu”
Akun Ariatisairsida juga ikut berkomentar:
“samma aku juga ”
Komentar tambahan datang dari AuLia Mega yang menulis:
“barusannya itu padahal itu lapangan dari dulu gratis tmpat anak2 berlatih main tennis”
Komentar Bernada Kritik dan Sindiran
Komentar lain yang cukup menarik datang dari Daeng Naba yang menulis:
“Salah satu cerita yang bisa jadi dongeng kelak bagi anak cucu orang Palopo secara turun temurun.”
Pernyataan tersebut kemudian dibalas oleh pemilik akun:
“Iye Betul Sekali SodaraKu”
Daeng Naba kembali menambahkan:
“pepatah berkata, gajah mati meninggalkan gading, manusia mati meninggalkan kenangan !!?”
Komentar tersebut mendapat respons dari akun Ilham Mattaliu:
“ini yg betul”
Di sisi lain, Rahman Jaelani menyoroti sikap yang muncul dalam situasi tersebut dengan menulis:
“Muncul mi sifat aslinx skrg biarmi spy na liat semua masyarakatnya ”
Komentar itu kemudian ditanggapi oleh pemilik akun:
“Ternyata Tidak Sesuai Harapan Pale
Ternyata Lebih Kejam ini”
Warganet Pertanyakan Kebijakan
Warganet lain, Om Hidayat, mempertanyakan kebijakan tersebut:
“Baru pertama kali terjadi mulai bupati sampai walikota terakhir pak PJ walikota masih bebas main sekarang sdh ditutup knp yah”
Sementara Inka Anwar juga menambahkan:
“Iyak knp bisa di lrg na dari fl org main di situ sejak tenriajeng ko bisa dilarang”
Unggahan Lain Ikut Disorot
Selain unggahan tersebut, akun yang sama juga sebelumnya menyinggung persoalan lain terkait lingkungan dengan menulis:
“Pohon Sampah Walikotanya Mana??? Kok Tidak Ada Pedulinya Terhadap Ke…”
Hingga kini, belum ada penjelasan resmi terkait maksud maupun latar belakang dari larangan yang disebutkan dalam unggahan tersebut. Namun, perdebatan di kolom komentar menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap isu yang berkembang di media sosial tersebut.







