Ada Taman di Kawasan Kembangan Baru Dihancurkan, Pemkot Jakbar-Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Dinilai Abai

Saat ini kondisi taman bermain di Jalan Kembangan Baru Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan sangat memprihatinkan.

Info Warga – Saat ini kondisi taman bermain di Jalan Kembangan Baru Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan sangat memprihatinkan.

Bahkan karena taman, sarana bermain, serta pepohonannya telah dihancurkan dan pagarnya dicabuti, kondisinya kini nyaris tidak lagi menyerupai taman.

Bacaan Lainnya

Yanto (38), warga sekitar mengaku prihatin dengan kondisi taman yang semula dipenuhi pohon dan kembang serta sarana bermainnya itu kini telah hilang.

Belakangan, taman sudah berubah bentuk, kumuh dan dipenuhi gundukan tanah urukan karena akan didirikan bangunan di atasnya.

“Dulu taman ini sering dipakai warga untuk duduk-duduk sambil menikmati keberadaan pepohonan, juga dipakai anak-anak bermain,” ujar Yanto, Selasa (12/5/2026).

Tapi, saat ini sudah tak bisa lagi digunakan. Tak ada lagi taman untuk warga duduk-duduk di pagi hari maupun sore,” tambahnya.

Hal yang sama juga disampaikan Heri (43), penjual kopi keliling yang sering mangkal dekat area taman tersebut.

Dibeberkannya, urukan tanah menyebabkan banyak pohon yang mati karena tertimpa tanah dan besi-besi sarana bermain dan pagarnya ikut hilang diambil orang tak bertanggung jawab.

“Keadaan seperti ini sudah berlangsung lama tapi kok tidak ada tindakan dari aparat terkait, terkesan diabaikan,”ucapnya.

Kepala Suku Dinas (Sudis) Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Barat (Jakbar) dan jajarannya saat akan dikonfirmasi tidak berada di tempat.

“Sedang tidak ada di tempat, pada kelapangan,” kata Iin, petugas perempuan yang berjaga di pintu masuk intansi tersebut.

Demikian juga Kepala Dinas (Kadis) Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta dan jajaran saat akan ditemui terkait kondisi taman di Kembangan tak bisa ditemui untuk dikonfirmasi.

“Jika ingin wawancara atau konfirmasi harus mengirim surat dahulu,” kata Tarso, pengawai Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *