Info Warga — Senyum Thelma Humena seolah tak luntur saat menyusuri bagian dalam rumahnya yang tengah direnovasi di Kota Manado, Sulawesi Utara.
Bersama kedua anak gadisnya, Cici dan Farah, ia berjalan meninjau progres renovasi. Langkah mereka kemudian terhenti di depan sebuah ruangan di salah satu sudut rumah.
“Ayo, lihat kamar sini. Ini nanti akan menjadi kamar Cici dan Farah,” kata Thelma, dikutip Jumat (14/8). “Terus insyaallah umi dapat rezeki, umi akan isikan lemari,” tambahnya.
Thelma adalah salah satu penerima manfaat program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah. Thelma juga menjadi salah satu penerima manfaat program yang disebut Presiden Prabowo Subianto dalam Pidato Kenegaraan di Gedung DPR/MPR hari ini.
Wanita berusia 48 tahun itu mengaku sangat bahagia menjadi penerima manfaat bantuan tersebut. Sebab, rumah rapuh yang ia tempati bersama sang suami dan ketiga anaknya akan disulap menjadi rumah berdinding bata dengan kerangka atap yang lebih kuat.
Sebelum menerima program BSPS dari pemerintah, rumah Thelma hanya berdindingkan kayu tripleks tipis dan beratapkan plafon kayu yang sudah rontok. Sebagian bahkan terkelupas akibat hujan, membuatnya cemas bahwa rumahnya akan roboh ketika musim hujan datang.
Sementara itu, bagian dapur rumah sudah berdindingkan tembok bata, meski terdapat retak di beberapa sisi akibat diguncang gempa bumi.
Kondisi rumah yang memprihatinkan tersebut, kata Thelma, sempat dipertanyakan oleh kedua anak gadisnya. Mereka menginginkan kondisi rumah yang lebih layak, namun ia merasa impian itu sulit digapai mengingat penghasilannya yang pas-pasan sebagai tukang ojek lorong.
“Anak saya yang nomor dua dan nomor tiga bilang, ‘Umi, masa rumah begini-begini terus?’ Lalu umi mau bikin apa kalau tidak punya uang?” jelas dia.
Untungnya, Thelma kini bisa bernapas lega. Berkat bantuan pemerintah, kedua anak gadisnya tak lama lagi tidak hanya akan tinggal di rumah yang lebih layak, tetapi juga beristirahat di kamar baru yang lebih nyaman.
Jika memiliki rezeki lebih, ia mengatakan akan memasang keramik baru di kamar kedua anak gadisnya agar terlihat lebih cantik. Hal itu akan ia lakukan agar kedua anaknya tidak merasa malu lagi ketika mengajak teman-temannya main ke rumah.
“Cici sama Farah sudah dewasa, sudah tidak malu lagi ajak teman-teman untuk datang ke rumah. Biasanya mereka (teman-teman Cici dan Farah) suka foto-foto dalam rumah dan memperlihatkannya ke teman-teman lain. Jadi, sekarang sudah tidak malu lagi,” jelas dia.
Bagi Thelma, program BSPS tidak hanya memberikan rumah yang layak bagi keluarganya, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri buah hatinya. Oleh karena itu, ia tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih kepada Prabowo atas program BSPS yang diterimanya.
“Kalau tanpa bantuan Bapak, tanpa program pemerintah ini, barangkali kami sampai ke rumah saat musim-musim hujan ini rumahnya akan roboh,” jelas Thelma.
“Jadi saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Presiden. Sekali lagi terima kasih, Pak,” tutupnya.







