Keluhan Warga Terkait Jalan Licin Usai Balap Trail di Lebang Palopo, Panitia Diminta Bertanggung Jawab

Jalan licin di Lebang Palopo.

Info Warga – Warga di kawasan Lebang, Palopo, mengeluhkan kondisi jalan yang menjadi licin dan berlumpur setelah kegiatan balap motor trail yang digelar pada Sabtu.

Keluhan tersebut ramai diperbincangkan di Grup Facebook Palopo Info dan memicu berbagai tanggapan dari warganet.

Bacaan Lainnya

Keluhan awal disampaikan oleh akun ExcitingElk1136 yang meminta panitia bertanggung jawab atas dampak kegiatan tersebut.

“Tabe. Teruntuk Panitia penyelenggara Balap Motor Trail hari Sabtu di area Lebang. TOLONG BELIKAN AIR 1 Mobil Buat bersihkan Jalan arah lebang di Bambu Kuning,” tulisnya.

Ia juga menyoroti kondisi jalan yang membahayakan pengguna:

“Kalian Enak sudah bikin Kotor Jalan, kami yg tinggal dan melewati Jalan kenna APES, jalan LICIN PENUH LUMPUR TANAH, BECEK DAN kalau ada motor di depan otomatis lumpur di ban belakang mental kenna pemotor Di belakang.”

Selain itu, ia menegaskan: “SILAHKAN KALIAN MAU BALAPAN Dimana saja Asal Jangan Merusak Fasilitas Orang Banyak.”

Ia juga meminta solusi jangka panjang: “Koordinasi dengan pemerintah Daerah untuk di buatkan Jalur Khusus atau Arena BALAP KHUSUS. Tolong di UP sampai Jalan Area Kami bersih.”

Kutipan Warganet di Grup Facebook Palopo Info: Akun RadiantApricot2884 berkomentar: “Up tawwa. Bikin rugi masyarakat sekitar.. Biar siapa bekingannya harus juga bersihkan itu jalan.”

Komentar tersebut kemudian ditanggapi kembali oleh ExcitingElk1136: “iee tawwa,, motor Elite harus bisa Patungan beli Air satu mobil buat siram jalan, kasian kami apa lagi kalau Ban sudah Tipis, licin sekali kasian.”

Akun Masse Aluminium Palopo menilai: “Meresahkan pengguna jalan.”

Sementara itu, akun Gunati Turan menyampaikan: “Tidak Benar ini….. bs merugikan pemakai Jln….. dn Masyarakat sekitar…… Jln Bersih jd Kotor gt.”

Akun Peserta anonim 305 menuliskan: “Tai possik klu ada mau bertanggung jwb.”

Kemudian akun CreativeFlamingo3687 mengkritik: “Disinimi diliat tanggung jawabnya. Jangan cuma pintar mengotori tidak tau membersihkan! Kalau tidak bisa tanggung jawab, nda usah bikin acara. Tanggung jawab itu hal yang tidak perlu diajarkan.”

Akun Golden Golden berpendapat: “Biasa ji terjadi itu.”

Sementara itu, akun Mheysa Arista menyampaikan pernyataan yang bernada pengakuan terkait pihak penyelenggara:

“Walikota penyelengaranya.. Dia yg adakan ini acara”.

Namun, pernyataan tersebut masih sebatas klaim di media sosial dan belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak panitia penyelenggara terkait keluhan tersebut. Warga berharap ada tindakan cepat untuk membersihkan jalan serta evaluasi agar kegiatan serupa tidak kembali merugikan masyarakat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *