Home / Berita Terkini

Jumat, 23 Juni 2023 - 15:12 WIB

Akibat Gelombang Panas di India Dilaporkan ada 166 Orang Tewas

Ilustrasi Gelombang Panas (Foto Istimewa)

Ilustrasi Gelombang Panas (Foto Istimewa)

Info Warga- Gelombang panas di India menewaskan 166 orang di dua negara bagian Uttar Pradesh dan Bihar. Menurut Departemen Meteorologi India suhu di pada awal bulan ini mencapai 43,5 derajat Celcius. Negara bagian utara Uttar Pradesh India Utara telah dilaporkan sebanyak 119 orang meninggal dunia yang diakibatkan karena suhu panas dalam beberapa hari terakhir. Sedangkan negara bagian Bihar terdapat 47 orang meninggal.

Pihak berwenang kini sedang menyelidiki secara lanjut apa penyebab kematian dan jumlah orang tewas banyak yang disebabkan oleh cuaca panas ekstrem itu. Bahkan untuk rumah sakit terbesar di Distrik Ballia sudah tidak mampu menampung banyak pasien lagi. Para petugas juga mengatakan bahwa kamar jenazah sudah penuh selama gelombang panas terjadi. Bahkan ada beberapa keluarga yang diminta untuk membawa pulang jenazah. Tetapi untuk beberapa daerah mencatat suhu tertinggi yakni 43,5 derajat Celcius. Gelombang panas di India sendiri dinyatakan suhu menginjak 4,5 derajat Celcius di atas normal atau jika suhu di atas 45 derajat Celcius. Gelombang panas di India juga diperparah dengan pemadaman listrik di seluruh wilayah Uttar Pradesh sehingga membuat warga tidak memiliki air serta tidak bisa menyalakan kipas angin atau AC. (Dari Berbagai Sumber/Nita)

Share :

Berita terkait

Berita Terkini

Tutup Operasi Ketupat 2023, Kakorlantas Berikan Apresiasi ke Seluruh Pihak

Berita Terkini

Intip Harga dan Detail Spesifikasi Oppo Find N3

Berita Terkini

Kisah Haru, Sedang Jalani Tes Polisi Ayahnya Meninggal Dunia

Berita Terkini

Faktor-Faktor yang Menyebabkan Baju Masih Kotor Setelah Dicuci

Berita Terkini

Salut! Jaga Kamtibmas Kondusif, Ketua RT 01/012 Palmerah Bubarkan Tongkrongan Pemuda Ingin Tawuran

Berita Terkini

Profesional dan Kualitas Terbaik, Marspedia Hadirkan Jasa Profesional Game Online Hingga IT

Berita Terkini

Kiamat Internet Dampak dari Badai Matahari 2025

Berita Terkini

Mulai 17 Oktober, E-Commerce Menarik Pungutan Tambahan pada 8 Produk Impor