Home / Surat Pembaca

Sabtu, 11 Juni 2022 - 16:15 WIB

Pelayanan Sangat Buruk Shopee! Customer Dikirimkan Ikan Mati dan Dana Diteruskan ke Penjual Curang

Ikan mati yang dikirim pedagang di Shopee.

Ikan mati yang dikirim pedagang di Shopee.

Jakarta – Pelayanan sangat buruk dialami saya (Ferro) yang merupakan customer (pembeli) Shopee. Saya sebagai customer/ pembeli selalu dirugikan sepihak oleh Shopee. Yang mana, pembeli sudah memberikan bukti foto dan video lengkap, tetapi ditolak oleh Shopee, yang justru lebih membela para pedagang curang yang bertebaran di lapak Shopee.

Singkat cerita saya membeli pesanan ikan di Toko Rafa_Fishpradana dengan nilai Rp372.943,- (Kode permintaan: 220609200366951). Pesanan saya terdiri dari ikan arwana, Oscar, ikan Koi Tancho, dan lain-lain) plus bungkus kardus pengaman.

Saat membeli, pihak pedagang berjanji akan memberikan ikan terbaik sekaligus oksigen cukup ke rumah saya.  Ternyata, usut punya usut pedagangnya berbohong sekaligus menipu customer Shopee untuk memperoleh keuntungan sepihak. Faktanya, justru ikan yang sampai itu adalah ikan cacat yang sudah mati satu mingguan.

Karena saya sedang kerja, tentu saya membuka paket kiriman Shopee itu pada malam hari atau pulang kerja. Sementara, paket Shopee itu sampai siang/ sore hari. Nah, saat saya buka, terkejutlah saya bahwa ikan yang saya pesan seperti Oscar, Arwana, Tanco, dan lain-lain sudah mati dan airnya sudah nggak ada sekaligus keruh.

Tentu dalam kondisi panik ini, saya langsung memasukkan ikan yang sudah mati tersebut ke akuarium, berharap ikannya hidup. Namun ya memang sudah mati, Sebagian ikan ada yang tenggelam ke dalam dan ada yang mengapung matinya. Sedangkan, air dalam bungkusan ikannya juga sudah menghitam mengeluarkan bau tak sedap.

Melihat hal yang tak wajar tersebut. Saya pun klaim ke Shopee, dengan menelpon, chatt, dan kirim email. Sekaligus juga klaim serta banding langsung minta pengembalian dana karena ikan mahal yang sudah saya beli, tidak ada satupun yang hidup (mati semua).

Nah, di sini kezoliman Shopee terjadi. Karena saya sebagai customer sudah mengirimkan foto dan video yang menampilkan ikan yang saya beli itu sudah mati. Tetapi, pihak Shopee tidak percaya bahwa ikannya sudah mati.

Selain itu, saya juga disuruh mengirim video lengkap perjalanan ikan saya dari toko penjual ke rumah customer. Tentu video tersebut saya tidak punya alias mustahil. Di sini pihak tim banding Shopee sudah mulai mempersulit customer. Yang ada di saya yaitu video ikan mati dari penjual yang sudah saya masukkan ke dalam akuarium.

Pelayanan buruk pihak Shopee juga tak berhenti di situ. Customer service (CS) Shopee juga tidak paham dengan komplain saya. Padahal, saya sudah jelaskan detail banget. Dari percakapan suara, email, chatt, dan bukti foto serta video.

Sedihnya, beberapa hari kemudian, komplain banding saya ditolak oleh Shopee serta dana diteruskan ke penjual curang (penipu) tersebut. Alasannya, saya tidak menerima telpon dari Shopee. Padahal saya saat itu sedang kerja di kantor. Dan, masalah saya nggak mengangkat telpon itu sudah saya jelaskan ke CS Shopee untuk disampaikan ke tim banding Shopee.

Namun nampaknya tidak ada koordinasi yang jelas antara bagian CS dengan tim banding Shopee. Jadi ini tentu saja kembali sangat merugikan customer. Sementara, pedagang yang curang karena dia mengangkat telepon saat ditelpon Shopee justru dimenangkan.

Padahal, pedagang curang tersebut tidak punya bukti foto serta video saat kirim ikan ke rumah saya. Intinya, pedagang curang tersebut tidak punya bukti apapun. Sementara, saya sebagai customer yang mempunyai banyak bukti justru selalu dirugikan.

Pelayanan buruk Shopee terus berlanjut. Sebelumnya, saya pernah membeli ikan di toko Ket_Fish01 juga dikirimkan ikan yang sudah mati atau bangkainya (Kode permintaan: 220408205498850. Total nilai kerugian saat itu Rp57.772.

Kasus tersebut juga dimenangkan penjual. Alasan penjual curang dimenangkan adalah, saya saat ditelpon tidak mengangkat telpon. Padahal saya sedang kerja. Sedangkan pedagang, saat ditelpon, justru mengangkat telponnya. Mirisnya, customer memiliki foto dan video bukti ikan mati, namun pedagang tidak memilki bukti foto atau video apapun.

Tercatat saya sudah dirugikan 6 kali transaksi terkait pembelian ikan tersebut. Berlanjut pembelian ketiga di toko Sarilelaa123 (kode permintaan: 211212194893843) dengan nilai kerugian Rp85.850. Kemudian di Toko Ket_Fish01 (Kode Permintaan: 211212170193999) dengan nilai Rp50.000,-, Toko Asia Red (Kode permintaan: 211206192522999) kerugian Rp173.215.

Selanjutnya di toko Fixapfashion (kode permintaan:211108204325605) dengan nilai Rp30.000,-. Jadi total dana kerugian customer kurang lebih Rp770.000,- dari pembelian ikan Shopee di toko pedagang ikan yang curang.

Karena itu, pihak Shopee harus bertanggung jawab mengembalikan dana Rp770.000,- terhadap kerugian customer dari toko yang curang sekaligus menutup lapak toko pedagang curang di Shopee agar tidak menimbulkan korban baru seperti saya.

Pengirim surat pembaca: Ferro (email: tokoonline.happyaja@gmail.com).

Share :

Berita terkait

Surat Pembaca

Petugas PLN Sering Neror Salah Alamat, Pelayanan Buruk dan Zolim kepada Customer Selalu Bayar Ontime Tagihan

Surat Pembaca

Infokan Keluhan-Kritik-Sampai Opini Kamu di Surat Pembaca Info Warga dan Blogger Terbaik, Cepat Direspon!