Polisi Didesak Segera Tangkap Aktor Utama Perjudian Terselubung Permainan Ketangkasan Sky Timezone

Polda Metro Jaya menggerebek lokasi perjudian Sky Timezone di Taman Surya 3 Boulevard, Kalideres, Jakarta Barat.

Info Warga- Pengrebekan lokasi judi berkedok arena permainan ketangkasan menunjukan Jakarta menjadi tempat yang diandalkan dalam mencari keuntungan dari usaha perjudian.

Siapakah aktor utama yang menjamin para pelaku seakan akan usahanya akan langgeng tanpa tersentuh hukum?

Bacaan Lainnya

Pada Rabu (10/6/2026) Subdirektorat Kejahatan dengan Kekerasan (Jatanras) Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggerebek lokasi perjudian itu sekitar pukul 22.00 WIB.

Kepolisian pun menangkap puluhan orang atas dugaan tindak pidana perjudian di kawasan Taman Surya 3 Boulevard, Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar) atas laporan warga yang resah.

Tempat permainan judi ini berada di dalam Perumahan Taman Surya, dengan nama Sky Timezone yang seolah-olah permainan ketangkasan.

“Barang bukti dan orang yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif di Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya,” ujar Kepala Subdirektorat Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim kepada wartawan, Kamis (11/6/2026).

“Di Sky Timezone ditemukan 58 unit mesin,” tambahnya.

Dijelaskan Abdul Rahim, perjudian itu dikemas dalam bentuk permainan yang mencakup sejumlah permainan, antara lain mickey mouse, roulette, naga putar, bola angin, tembak burung/ikan/naga, kartu paman, hingga slot.

Polisi menyebut puluhan orang diamankan dari lokasi tersebut, baik itu penyelenggara, kasir, hingga para pemain.

Menurut warga, tempat perjudian itu baru berlangsung kurang dari sebulan dan saat peresmiannya mendapat kiriman bunga papan dari pejabat kepolisian.

“Mulai beroperasi sekitar pertengan bulan Mei 2026,” ujar Minto, Jumat (12/6/2026) pagi.

Dikatakannya, bunga papan sebagai bentuk ucapan dukungan atas dibukanya usaha itu menandakan pemilik usaha dikenal pejabat kepolisian.

“Bunga papannya dari Kombes, perwira Polri. Pastinya mereka saling kenal dengan pemilik usaha,” terang Minto sambil menunjukan dan memberikan poto bunga papan.

“Ironis ya, salah satu pengirimnya seorang perwira polisi. Pihak kepolisian harus bisa membongkar jaringan dan pemiliknya nih” sambungnya.

Lewat pengungkapan judi yang berkedok permainan ini, Jakarta dikhawatirkan bisa menjadi tempat aman bagi usaha perjudian lainnya bila aparat tak jeli menyingkapinya.

Dalam perspektif keamanan dalam kejahatan perjudian, kasus seperti ini hampir tidak mungkin berdiri sendiri tanpa adanya dukungan ekosistem lokal maupun oknum aparat.

Orang yang ditangkap di lokasi sering kali hanyalah operator teknis atau eksekutor, mereka bekerja layaknya karyawan perusahaan biasa dengan sistem sif juga target kerja dan para pemain judi.

Diantaranya ada yang bagian pekerjaan seperti divisi customer service, operator transakasi serta pemasaran. Sebagian bahkan tidak mengetahui siapa pemilik sebenarnya dari usaha perjudian itu.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari Kombes Raden Petit Wijaya mengenai adanya kiriman bunga papan atas nama dirinya tersebut.

“Bapa sedang tidak berada tempat,” ujar Yoga, petugas piket di Divisi Humas Polri saat ditemui, Jumat (12/6/2026) siang.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *